Analisis Rasio Likuiditas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pasca Restrukturisasi Utang Periode 2022–2025

Authors

  • Mira Aulia Safitri Politeknik LP3I Kampus Tasikmalaya
  • Khariidatul Bahiyyah Politeknik LP3I Kampus Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.54526/jes.v11i1.698

Keywords:

Liquidity Ratios, Financial Performance, Garuda Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi likuiditas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk setelah pelaksanaan restrukturisasi utang pada periode 2022–2025. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif melalui analisis rasio likuiditas yang terdiri dari current ratio, quick ratio, dan cash ratio. Data penelitian berupa data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui Indonesia Stock Exchange (IDX). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat likuiditas perusahaan mengalami pergerakan yang fluktuatif dengan kecenderungan membaik pada beberapa periode, namun secara keseluruhan masih belum mencapai standar industri. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek masih terbatas meskipun telah dilakukan restrukturisasi utang. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan pengelolaan aset lancar serta meningkatkan ketersediaan kas agar stabilitas likuiditas dapat terjaga secara berkelanjutan.

This study aims to examine the liquidity condition of PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk following the implementation of debt restructuring during the 2022–2025 period. The research adopts a quantitative approach with a descriptive method through liquidity ratio analysis, consisting of the current ratio, quick ratio, and cash ratio. The data used in this study are secondary data derived from the company’s financial statements published on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The findings indicate that the company’s liquidity level shows fluctuating movements with a tendency to improve in several periods; however, it has not yet reached the expected industry standard. This condition suggests that the company’s ability to fulfill its short-term obligations remains limited despite the restructuring efforts. Therefore, the company is expected to optimize the management of current assets and enhance cash availability in order to maintain a more stable and sustainable liquidity position.

Downloads

Published

2026-05-31