Manajemen Laba Di Tengah Gejolak Komoditas: Peran Asimetri Informasi, Financial Distress, Dan Moderasi Good Corporate Governance
DOI:
https://doi.org/10.54526/jes.v11i1.720Kata Kunci:
Information Asymmetry, Financial Distress, Good Corporate Governance, Earnings ManagementAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh asimetri informasi dan financial distress terhadap manajemen laba, dengan good corporate governance (GCG) sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2023. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 3 atas sampel 70 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil pengujian menunjukkan bahwa asimetri informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba; sebaliknya, financial distress berpengaruh signifikan dan positif, mengindikasikan bahwa tekanan keuangan yang kian besar mendorong manajer untuk melakukan praktik manajemen laba. GCG yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial terbukti tidak mampu memperlemah pengaruh asimetri informasi maupun financial distress terhadap manajemen laba. Temuan ini mengisyaratkan bahwa mekanisme penyelarasan kepentingan dalam teori keagenan belum berjalan efektif dan penerapan GCG semata tidak cukup membentengi perilaku oportunistik manajer ketika perusahaan tengah menghadapi tekanan keuangan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Paula Nina Hernela, Devi Wahyuningsih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











